Kamera Mirrorless Tumbuh Pesat di Indonesia
Berita / March 28, 2019

  Kamera mirrorless semakin populer di Indonesia. Berdasarkan data dari firma riset GfK, pangsa pasar kamera tipe ini mengalami kenaikan sebesar 66 persen dari segi jumlah dan 61 persen dari segi nilai pada tahun 2016 lalu. Hal tersebut sesuai dengan tren pasar di kawasan Asia Tenggara yang semakin mengarah ke segmen mirrorless, dari keseluruhan pasar digital still camera. GfK mencatat, di Asia tenggara yang mencakup Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina, pasaran untuk segmen kamera mirrorless berkembang hingga 45 persen dengan jumlah 421.000 unit pada 2016. Adapun pertumbuhan nilainya mencapai 51 persen hingga 287 juta dollar AS (Rp 3,8 triliun). Sebaliknya, pasaran kamera saku (compact, point and shoot) menurun tajam baik dari segi jumlah maupun nilai, yang masing-masing tercatat minus 38 persen dan 28 persen, dalam tahun yang sama. Senior Director Technology Retail Tracking GfK Asia, Gerard Tan, mengatakan popularitas kamera saku telah tergeser oleh smartphone, terutama di kalangan kaum muda generasi Millenial. “Banyak konsumen saat ini, terutama para Millenials, yang sudah terbiasa menggunakan smartphone untuk tetap terhubung dan mengakses media sosial mereka,” ujar Tan dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Kamis (9/3/2017). Popularitas smartphone turut berdampak pada penjualan kamera digital secara keseluruhan yang turun sebesar 24 persen dari segi…

Origin PC Resmi Gulirkan Berbagai Model Desktops & Laptop Workstation Andalan Terbaru
Berita / March 28, 2019

Menghadirkan perangkat yang konfigurasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumennya yang semakin beragam, tampaknya menjadi komitmen bagi sejumlah produsen dunia saat ini untuk terus memberikan pelayanan terbaiknya. Terkait hal itu, salah satu produsen komputer terkemuka dunia yaitu Origin PC dikabarkan baru saja mengumumkan beberapa model produk desktop dan laptop unggulan terbarunya untuk menambah kekuatan jajaran workstation desktop pada model S-Class, M-Class, dan L-Class-nya serta juga jajaran notebook NT-Class, NS-Class, dan ND-Class. Hebatnya lagi, semua sistem yang ditawarkan sepenuhnya dapat disesuaikan dan dapat dikonfigurasi dengan pilihan processor Intel Xeon terbaru dan juga kartu grafis Nvidia Quadro. Workstation desktop S-Class akan menggunakan form factor chasing berukuran kecil yang membuatnya ideal untuk ruang kerja kecil, sedangkan sistem M-Class dapat dikonfigurasi dengan chasing mid-tower untuk memperluas jumlah kartu grafis dan memori yang tersedia. Meskipun begitu keduanya mendukung dua kartu grafis dan RAM berkapasitas 64GB. Berbeda halnya denga S-Class dan M-Class, khusus untuk workstation desktop L-Class ternyata telah menggunakan chasing full-tower dan mendukung hingga processor dual Intel Xeon, hingga empat GPU, dan memori RAM berkapasitas hingga 128GB. Semua workstation baik itu S-Class, M-Class, dan L-Class sama-sama menawarkan solusi cairan pendingin Frostbyte Origin PC. Sementara untuk workstation notebook Origin PC menawarkan berbagai kelas yang ada yaitu mulai…

Sphere Pro Lens, Lensa yang Sulap Kamera DSLR Seperti Kamera 360 Derajat
Berita / March 28, 2019

Dengan maraknya konten Virtual Reality (VR) yang beredar saat ini, banyak para pengembang menyuguhkan konten video yang dapat dinikmati secara 360 derajat. Namun bagi Anda yang ingin menciptakan konten serupa, tentunya membutuhkan kamera 360 derajat. Tapi pernahkah Anda mengandai-andai jika kamera DSLR biasa dapat menghasilkan video 360 derajat? Tentu jawabannya adalah bisa. Adalah Sphere, sebuah lensa yang dapat menyulap kamera DSLR Anda layaknya sebuah kamera 360 derajat. Lensa besutan Sphere Optics Company ini dapat menghasilkan video 360 derajat secara horizontal dan 180 derajat secara vertikal. Lensa ini tak hanya dapat digunakan oleh kamera DSLR, namun juga pada kamera mirrorless yang ada di pasaran. Bahkan kabarnya perusahaan ini juga mengembangkan lensa serupa untuk perangkat action cam, GoPro. Co-founder Rob Englert mengatakan bahwa dengan menggunakan lensa ini, para konsumen dapat menghasilkan video konvensional, yang dapat dinikmati secara 360 derajat. Tak perlu repot-repot membeli alat tambahan lagi agar dapat menghasilkan video secara 360 derajat, karena cukup meelepas lensa biasa pada kamera Anda dan menggantinya dengan lensa Sphere ini, maka konten video 360 siap diciptakan. Sphere Pro Lens ini menggunakan dudukan lensa Nikon F Mount, yang mana dapat diadaptasikan pada kamera lainnya. Dengan bukaan diafragma f/1.8, lensa ini memiliki format 35mm full frame. Lensa ini termasuk pada lensa fix,…

360fly 4K, Kamera Action VR Bentuk Telur Ini Unik dan Tahan Air
Berita / March 28, 2019

Biasanya tak banyak kamera dengan bentuk unik mampu menyuguhkan kualitas yang tak kalah dengan kamera berbentuk kompak. Tetapi, ternyata mitos ini tak berlaku untuk 360fly 4K. Kamera berbentuk bulat telur ini nyatanya mampu merekam video 4K spherical dengan kualitas yang mengagumkan. Berbeda dengan kamera VR pada umumnya yang memiliki dua kamera, 360fly 4K hanya memiliki satu kamera di bagian atas. Alhasil, kekurangan utama kamera ini adalah kemampuannya yang tidak bisa menjangkau 360 derajat penuh. 360fly 4K sangat cukup untuk video 360 yang membutuhkan daya tahan kamera ekstra seperti berpetualang, bersepeda, touring, ataupun arung jeram. Ya, tak perlu memberikan case khusus lagi untuk menutupi kamera ini. 360fly 4K sudah dilengkapi water-resist secara langsung. Bagian terfavorit dari kamera ini adalah aplikasinya yang begitu responsif dan lebih usable dari kamera 360 lainnya. Cocok bagi sahabat yang tak ingin repot mengupload langsung video atau foto 360 miliknya ke Youtube atau Facebook. Bila sahabat tertarik memiliki kamera ini, beberapa penjual online di Indonesia menjualnya dengan harga di kisaran Rp. 4.390.000,-. Selamat berpetualang dengan kamera 360! Sumber Mau Jual atau Cek Stock Laptop dan Kamera bekas kami, klik disini!  

Kacamata Epson Bisa Terhubung dengan Drone DJI, Dijual Rp 13 Juta
Berita / March 28, 2019

Epson meresmikan kehadiran kacamata pintar Moverio BT-300 di Indonesia. Kacamata ini mengusung teknologi Virtual reality (VR) dan bisa terhubung dengan drone DJI Phantom. Moverio BT-300 adalah upaya Epson untuk masuk ke pasar internet of things (IoT), pasar yang ingin ditarget adalah kalangan industri, pemerintah, serta pendidikan. “Ini bisnis yang sangat menantang, banyak yang memprediksi pasar IoT akan menjadi besar, kami (Epson) juga ingin menjadi bagian di dalamnya,” ujar Alvina Lim, Head of Department Southeast Asia Printers and Scanners Division Epson di acara peluncuran di Yogyakarta, Senin (10/10/2016). Moverio BT-300 adalah penerus lini Moverio yang telah dirilis Epson sejak 2011. Di versi teranyarnya ini, BT-300 mengusung kamera 5 megapiksel dan tampilan gambar yang diklaim 20 persen lebih terang. Binokular yang dipasang di gagang kacamata juga diklaim sebagai yang teringan di pasaran saat ini oleh Epson. BT-300 ditenagai oleh prosesor Intel Atom X5 1,4 GHz dan menjalankan sistem operasi Android 5.1. Karena berbasis Android, Epson bisa dipadukan dengan drone DJI Phantom. Epson dan DJI menyediakan aplikasi DJI Go yang bisa menghubungkan kacamata pintarnya itu dengan drone Phantom. Reska K. Nistanto/Kompas.comKacamata Epson Everio BT-300 mengusung teknologi Virtual reality (VR) dan bisa terhubung dengan drone DJI Phantom. Baterai Moverio BT-300 diklaim bisa bertahan selama…

6 Simbol ‘Asing’ di iPhone Berikut dengan Penjelasannya
Berita / March 28, 2019

Jakarta – Tahukah kamu, sistem operasi iOS yang ada di iPhone memiliki sejumlah simbol rahasia yang akan muncul pada saat tertentu? Ya, Apple memang merancang simbol-simbol itu untuk keperluan pengaktifan fitur yang jarang digunakan. Simbol ini akan muncul di atas layar iPhone jika pengguna mengaktifkan fitur yang diinginkan. Lalu, apa saja simbol-simbol rahasia tersebut? Mengutip informasi Business Insider, Senin (6/12/2016), berikut ulasannya. 1. TTY: Teletype Simbol ini akan muncul ketika pengguna mengaktifkan fitur “TTY“, sebuah layanan yang membantu pengguna tunarungu atau pun mengalami kesulitan pendengaran ketika menggunakan fitur telepon di iPhone. Teletype juga digunakan sebagai perangkat yang mampu melakukan transkripsi pembicaraan dalam bentuk teks dan membuat penggunanya dapat membalas dengan keyboard. 2. VPN (Virtual Private Network) Simbol ini akan muncul ketika pengguna iPhone mengaktifkan fitur VPN, yaitu fitur yang mampu mengamankan dan memberikan enkripsi pada koneksi internet–khususnya di lingkungan perkantoran. Dengan begitu, pengguna bisa mengakses internet dengan aman tanpa adanya ancaman siber. 3. Orientasi Layar Simbol tersebut akan muncul saat pengguna mengaktifkan fitur orientasi layar iPhone, baik dalam keadaan portrait mau pun landscape. 4. Nightshift Simbol Nightshift berupa logo matahari yang bercampur dengan bulan. Simbol tersebut berfungsi untuk mengaktifkan pendaran cahaya kekuningan saat malam hari, tujuannya untuk membuat mata pengguna iPhone…

Qualcomm Bikin Drone dengan Snapdragon
Berita / March 27, 2019

Jakarta – Chip buatan Qualcomm hampir pasti ditemui di semua ponsel di dunia ini. Namun sepertinya itu belum cukup bagi Qualcomm, karena produsen chip ini disebut juga bakal segera merambah bisnis drone. Penggunaan drone sendiri memang tengah marak belakangan ini, dari yang sekadar hobi sampai professional menggunakan perangkat terbang tanpa awak untuk mendukung aktivitasnya. Qualcomm melihat peluang tersebut dan mengungkapkan tertarik untuk menggeluti bisnis drone. Tapi bukannya Qualcomm akan membuat drone-nya sendiri. Jadi seperti di bisnis ponsel, Qualcomm juga akan berperan sebagai pemasok chip yang dibutuhkan drone. Bahkan perusahaan asal Amerika ini sempat sesumbar Snpadragon 800 akan jadi chip pertamanya di bisnis drone. Alasan dipilihnya prosesor yang pernah jadi andalannya itu karena drone kerap digunakan untuk tujuan fotografi atau video. Selain itu drone juga membutuhkan sistem navigasi dan komunikasi yang baik dalam pengoperasiannya. Snapdragon 800 diyakini memiliki jawaban untuk kebutuhan itu. Kalau di ponsel, Snapdragon 800 sejatinya memang dikenal punya performa mumpuni di ponsel. Tapi disamping itu prosesor ini juga punya kemampuan sangat baik dalam menangani pemrosesan gambar. Rata-rata ponsel yang pakai prosesor ini punya hasil kualitas kamera yang sangat baik. Kelebihan ini yang ingin dimanfaatkan Qualcomm di penggunaan drone saat ini. Dengan menggunakan chip buatannya, Qualcomm juga mengatakan harga…

Preview – Lenovo Yoga 900
Berita / March 27, 2019

Hadir sebagai generasi keempat dan penerus Yoga 3 Pro, namun entah mengapa Lenovo menggunakan penamaan berbeda terhadap notebook convertible terbarunya, Yoga 900. Bisa jadi, nama baru tersebut merupakan wujud dari semangat baru Lenovo yang kini telah memiliki logo baru pula. Atau karena alasan takhayul yang kami sendiri baru tahu ada istilah kerennya yakni tetrafobia atau ketakutan terhada angka 4. Fobia terhadap angka 4 ini biasa ditemui di daerah Asia Timur termasuk Tiongkok yang menjadi asal negara Lenovo karena dalam bahasa Mandarin angka 4 terdengar sama dengan kata kematian. Apapun alasannya, Yoga 900 menjadi salah satu upaya Lenovo untuk menjaga dan tentu saja meningkatkan pertumbuhannya. Saat ini, Lenovo sedang berbunga-bunga karena menempati posisi sebagai pemimpin pasar di segmen PC dan upaya ekspansi bisnisnya ke pasar tablet dan smartphone pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Rajesh Tandani, Presiden Direktur Lenovo Indonesia saat peluncuran Yoga 900 mengklaim Lenovo berada di posisi ketiga di pasar smartphone dan tablet global. Di pasar tanah air, Rajesh Tandani mengungkapkan tiap 1 dari 5 konsumen akan membeli notebook besutan Lenovo. Meski belum menduduki posisi puncak, Lenovo menorehkan pangsa pasar 19% di kuartal kedua tahun ini atau bertumbuh 5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Performa yang memikat…

Microsoft Perkenalkan Dua Perangkat Pendukung Windows Mixed Reality HMD Dev Kits Terbarunya Dari Acer & HP
Berita / March 23, 2019

Untuk pertama kalinya bertepatan pada seminar Microsoft Build 2017 keynote yang lalu, raksasa piranti lunak terkemuka Microsoft resmi memperkenalkan 2 (dua) perangkat pendukung Windows Mixed Reality HMD dev kits terbarunya yaitu Acer Windows Mixed Reality Headset Developer Edition dan juga HP Windows Mixed Reality Headset Developer Edition. Dengan mengumumkam secara resmi ketersediaan HMD tersebut merupakan momentum terbaik yang menandai peran serta raksasa piranti lunak terkemuka itu ke kancah VR dan AR. Platform Windows Mixed Reality telah tersedia sekarang, dan tinggal diperlukan perangkat pendukungnya saja  yang perlu diupayakan untuk itu. Rencana besar Microsoft yang melibatkan gamer hardcore seperti yang dilakukan Oculus dan HTC dirasa belum terlalu signifikan sejauh ini. Namun begitu, pada dasarnya raksasa piranti lunak itu tampaknya bermaksud menjadikan mixed reality HMD yang ada sebagai tool produktivitas sehari-hari yang sangat diperlukan untuk saat ini ataupun dimasa yang yang akan datang. Meskipun secara resmi bakal dirilis pada bulan Agustus 2017 mendatang, tapi yang pasti kedua headset tersebut saat ini dapat dipesan (pre-order). Untuk Acer Windows Mixed Reality Headset Developer Edition dibanderol seharga dari 299 USD (3,98 jutaan rupiah) sedangkan HP Windows Mixed Reality Headset Developer Edition dipatok seharga 329 USD (4,38 jutaan rupiah). Sumber Mau Jual atau Cek Stock Laptop dan…

Teknologi Baterai Terbaru, Hanya Butuh Hitungan Detik untuk Pengisian Penuh dan Tahan Hingga Seminggu
Berita / March 20, 2019

Para peneliti dari University of Central Florida berhasil menemukan teknologi baterai yang canggih. Superkapasitor yang mereka temukan bisa digunakan untuk membuat baterai yang hanya butuh waktu pengisian dalam hitungan detik. Tidak hanya itu, baterai ini juga memiliki ketahanan lama, bisa dipakai hingga satu minggu. Superkapasitor yang dihasilkan dalam penelitian ini memang memiliki ukuran yang kecil. Meski begitu, superkapasitor ini punya kemampuan untuk menyimpan energi dalam jumlah yang banyak. Ukurannya tidak lebih besar dari kuku jari. Selain itu, superkapasitor ini juga memiliki ukuran yang tipis dan fleksibel. Para peneliti pun mengatakan, desainnya yang mungil menjadikan baterai superkapasitor ini bisa digunakan untuk berbagai jenis perangkat yang berukuran kecil. Mulai dari perangkat wearable ataupun smartphone dan tablet. Terlebih, baterai ini memiliki ketahanan hingga 30 ribu kali pengisian. Profesor Niti Choudhary, salah satu peneliti yang turut serta mengatakan, sekali pengisian baterai bisa tahan hingga satu minggu. Ketahanan baterai superkapasitor ini jauh lebih tinggi dibandingkan baterai lithium ion. Biasanya, baterai lithium ion hanya mampu tahan antara 300 hingga 500 kali pengisian. Kalaupun masih digunakan, daya tampung energi pada baterai akan mengalami penurunan, hanya mampu menampung 70 persen energi. Sayangnya, teknologi baterai superkapasitor ini masih belum bisa dijumpai di perangkat elektronik yang dijual di pasaran. Meski…

WhatsApp chat