Hal yang Wajib Kamu Tahu Tentang Desktop Rakitan
Tips and trik / June 28, 2017

Ketika kamu berada di bangku SMA, baru masuk kuliah, atau sedang membangun bisnis kecil-kecilan, hasrat untuk merakit desktop sendiri biasanya datang begitu besar. Entah itu karena kebutuhan untuk mengedit foto, video, desain, atau hanya sekadar ingin bermain game yang membutuhkan spesifikasi tinggi. Merakit desktop sendiri bagi orang awam memang terlihat begitu menyulitkan, apalagi sudah menyangkut spesifikasi desktop. Padahal sejatinya merakit desktop ini bisa dipelajari dan tidak membutuhkan kemampuan tinggi. Sekarang, spAcer akan diajak untuk mengetahui tentag merakit dekstop sendiri. Sebelum kamu melakukannya, kamu bisa menyimak pemaparan di bawah ini. Pilih Spesifikasi Desktop Sesuai Kebutuhan Jika spAcer ingin merakit desktop untuk kebutuhan desain, kamu bisa memilih RAM dan VGA yang bagus. Sedangkan untuk kebutuhan gaming, kamu bisa menambah kapasitas HDD yang besar untuk menyimpan file game. Jika kamu ingin merakit desktop untuk bisnis kecil, kamu bisa mengurangi spesifikasi yang tidak perlu. Dengan begini, kamu bisa mempunyai desktop idaman sesuai dengan kebutuhan kamu. Harga Lebih Terjangkau Sesuai Kebutuhan Biasanya, desktop untuk gaming atau desain memiliki harga mencapai Rp 10 juta ke atas. Tapi hanya dengan budget Rp 5-7 juta, kamu bisa merakit desktop dengan spesifikasi yang tidak kalah hebatnya. Kamu bisa survey terlebih dahulu apa saja spesifikasi yang kamu butuhkan dan sesuaikan…

7 Trik Foto Kreatif Dengan Kamera Smartphone
Tips and trik / February 8, 2017

Sedang bosan di mobil? pernah mencoba foto panorama dengan smartphone sambil mobil terus berjalan? Atau pernah mencoba efek panorama seperti foto dibawah ini tanpa harus melalui proses edit? Bagaimana dengan menghasilkan foto makro seperti dibawah ini hanya dengan menggunakan kamera smartphone tanpa tambahan aksesori apa pun? Yang paling keren dan kreatif menurut belfot sih bagaimana trik membuat tripod dan foto selfie tanpa tongsis. Eh tapi bagaimana trik memotret dari bawah air tanpa housing tahan air yang mahal juga menarik sih. Nah, untuk tahu trik-nya, silakan tonton video singkat (durasi hanya 3 menit) dibawah ini: SUMBER Mau Jual atau Cek Stock Laptop dan Kamera bekas kami, klik disini!  

7 Keistimewaan Lensa Kit Yang Sering Di Sepelekan
Tips and trik / February 7, 2017

Lensa kit adalah lensa yang dijual dalam satu paket dengan kamera. Rata-rata lensa kita memiliki tampang yang culun, material-nya mungkin terlihat ringkih dengan bahan plastik, dan spesifikasi-nya mungkin tidak bisa bikin bangga, namun lensa kit adalah opsi sempurna bagi mereka yang baru memulai ketertarikan dalam fotografi dan ingin berdamai dengan budget. Berikut ini 7 keistimewaan lensa kit yang sering anda sia-siakan itu: 1. kelebihan Lensa Kit: Memiliki 4 Panjang Focal Klasik Dalam 1 Lensa Meski tampangnya culun, sebuah lensa kit memiliki 4 panjang focal klasik, dengan kata lain sebuah lensa kit bisa menggantikan empat lensa prime/fixed sekaligus. Empat panjang focal klasik tadi adalah: 28mm (wide-angle), 35mm (medium wide), 50mm (normal) dan 85mm (portrait). Angka focal length di atas adalah angka untuk kamera full frame, panjang focal ekuivalen untuk kamera APSC adalah masing-masing: 18mm, 23mm, 35mm dan 56mm. Dan saat ini mayoritas lensa kit untuk kamera APSC yang dijual memiliki rentang 18–55mm. Pilihan lain adalah lensa kit dengan rentang dari lebar sampai mendekati medium tele: 18–105mm atau 18–135mm. Demikian juga saat anda membeli kamera full frame, lensa kit yang paling sering di tawarkan adalah 24–105mm. Memang lensa kit tidak akan menawarkan bukaan yang dahsyat, paling besar di angka f/3.5, namun setidaknya anda…

9 Rekomendasi Setting Untuk Kamera DSLR/Mirrorless Baru
Tips and trik / February 7, 2017

Jadi anda baru saja membeli kamera “serius”, entah itu kamera DSLR atau Mirrorless, untuk pertama kalinya. Yang paling asyik sih langsung dipakai. Namun kemudian anda melihat banyaknya tombol dan roda kontrol yang tersedia lalu mulai bingung bagaimana dengan setting kamera baru anda. Dalam artikel ini, kita akan membahas dan merekomendasikan beberapa setting kamera DSLR/Mirrorless  dasar yang akan memudahkan anda. 1. Kartu Memori Segera setelah anda membuka kemasan, masukkan kartu memori ke kamera DSLR/Mirrorless anda. Format kartu memori tersebut agar bekerja secara serasi dengan manajemen file yang ditentukan oleh masing-masing kamera. Masuklah ke menu utama kamera, kemudian cari perintah format. Di Nikon D5500 misalnya, anda masuk ke Menu >> Setup Menu >> Format. Sementara di Fuji X-E2 and pencet Menu OK >> geser ke bawah di Setup Menu 3 >> Format. 2. Tentukan Ukuran Dan Kualitas Gambar Karena kamera anda sekarang cukup “serius”, ada baiknya manfaatkan sebaik-baiknya untuk menghasilkan foto dengan kualitas terbaik yang ada. Gunakan format JPEG dengan kualitas tertinggi (Extra Fine atau Highest Quality) dengan ukuran file Large. Jika tertarik dengan format RAW yang menyimpan informasi foto yang lebih banyak, anda juga bisa menggunakannya. Pastikan anda paham beda antara file foto dengan format JPEG vs RAW. Saat memakai format RAW,…

11 Tips Fotografer Profesional
Tips and trik / February 7, 2017

Bagaimana agar hasil foto saya makin keren? itu adalah intisari pertanyaan dari banyak orang. Untungnya ada kaidah-kaidah yang dipegang erat para fotografer profesional agar foto mereka selalu menonjol dan keren dan berikut ini 11 diantaranya, dirangkum dari berbagai sumber: 1. Gunakan kamera Setiap Hari Cara terbaik untuk mengasah ketrampilan adalah berlatih sebanyak-banyaknya. Penulis Malcolm Galdwell dalam bukunya Outliers meneliti sebuah teori bahwa 10 ribu jam adalah angka ajaib agar seseorang dengan kemampuan biasa (bakat standar) bisa menjadi master dibidangnya. Dia mencontohkan bagaimana Bill Gates telah berlatih dan terobsesi dengan computer programming sejak usia 10 tahun sebelum membuat Microsoft. Bagaimana The Beatles selalu tampil live 8 jam setiap hari selama 4 tahun di klub kecil di Jerman sebelum merajai dunia musik. Memotretlah setiap hari, tidak peduli apa yang anda foto. Semakin terasah ketrampilan teknis dengan kamera, makin mudah anda memanfaatkannya sebagai alat untuk menyampaikan visi foto anda. 2. Segitiga Eksposur Pahami hubungan antara 1. aperture, 2. shutter speed dan 3. ISO dengan baik, niscaya foto anda tidak pernah salah. Hubungan ketiganya menentukan jumlah cahaya yang diterima sensor kamera anda. Kalau eksposur itu adalah berapa jumlah air yang diterima ember dari keran air; maka Shutter Speed adalah berapa lama kita membuka keran,…

9 Tips Agar Wajah Lebih Fotogenik
Tips and trik / February 7, 2017

Wajah yang fotogenik adalah wajah yang terlihat cantik dan ganteng saat di foto. Semua orang aslinya berwajah cantik dan ganteng (tidak semua, tapi anda tahu point saya kan..?) namun keistimewaan masing-masing wajah tersebut banyak yang hilang saat sudah ada di depan kamera karena nervous, kaku, tak tahu triknya dan banyak hal lainnya. Fotogenik banyak orang bilang adalah sifat bawaan, luwes di depan kamera. Namun yang tidak luwes-pun asal tahu triknya bisa belajar dan meniru yang berbakat. Dari sisi fotografer, memotret wajah juga membutuhkan keahlian khusus. Fotografer portrait memiliki kemampuan menilai wajah orang yang akan difoto lalu memotretnya dengan teknik, angle dan cahaya serta kalau perlu make-up tertentu supaya terlihat cantik dan ganteng maksimal. Dan meski anda bukan fotografer portrait, akan selalu datang saat kita di minta memotret wajah orang lain dan harus bisa mengarahkan agar wajah yang anda potret tampil maksimal di depan kamera bukan lebih buruk dibanding aslinya. Untuk membantu anda (baik fotografer maupun modelnya), berikut ini 9 tips umum agar wajah lebih terlihat cantik dan ganteng saat di foto: 1. Hindari Memotret Wajah Dari Sudut Yang Terlalu Rendah Kecuali anda ingin memperoleh efek tertentu, hindari memotret wajah dari sudut yang terlalu rendah. Tempatkan lensa sejajar mata atau sedikit lebih…

4 App Smartphone Ini Sangat Berguna Untuk Fotografer Landscape
Tips and trik / February 7, 2017

Kalau hobi memotret pemandangan dan alam bebas (memburu sunset dan sunrise – memburu cahaya emas di puncak gunung dan pantai), kita tidak bisa hanya bergantung pada faktor keberuntungan. Perencanaan yang baik, teliti dan akurat seringkali menjadi faktor penentu. Untuk memperoleh foto dengan cahaya alami terbaik, yang paling ideal adalah bila kita bisa membuat visualisasi karakteristik cahaya di lokasi hunting sebelum kita berangkat. Dengan bantuan app di bawah ini, kita bisa tahu lebih dulu posisi matahari di lokasi tertentu pada jam dan tanggal yang kita pilih. Jadi faktor keberuntungan bisa di minimalisir dan akurasi bisa ditingkatkan. Percuma kan kalau sudah  capek mendaki bukit untuk mengejar sunset tapi ternyata di bukit tersebut matahari akan terhalang bukit yang lebih tinggi di depannya?! Berikut ini 4 app smartphone android dan ios yang kami pilih: 1. The Photographers Ephemeris (TPE) App ini adalah salah satu yang paling populer di kalangan fotografer. Dengan TPE kita bisa mengetahui bagaimana sinar matahari/bulan akan jatuh di posisi spesifik (misal: candi borobudur) pada jam yang spesifik (jam 07.00) dan tanggal tertentu (15 Mei 2016). Anda tinggal masukkan lokasi, waktu dan tanggal dan App akan menunjukkan di sebelah mana matahari, berapa ketinggiannya dan ke arah mana sinarnya. App ini tidak gratis, tapi untuk fitur se-krusial itu, harganya masih sangat terjangkau. Silakan download The Photographers…

3 Teknik Kreatif Memotret Gerakan
Tips and trik / February 4, 2017

Tidak semua foto harus terlihat tajam dan foto blur juga belum tentu jelek. Saat kita ingin menunjukkan betapa dinamisnya sebuah subyek foto, kita bisa membuat blur secara disengaja untuk menunjukkan pergerakan dan kecepatan subyek. Saat kita memotret panning sebuah motor, orang akan tahu motor tersebut sedang bergerak. Ada tiga cara untuk menunjukkan gerakan dalam sebuah foto: panning, memanfaatkan long exposure dan teknik zooming. Mari kita ulas satu persatu: 1. Panning Teknik panning adalah saat kita memotret sambil menggerakkan kamera mengikuti arah gerakan subyek. Subyek yang kita ikuti akan terlihat lumayan tajam sementara lingkungan sekitar akan terlihat blur sehinnga memunculkan kesan motion (gerakan). Set kamera di mode shutter priority Berapa detik exposure yang dipakai ditentukan oleh kecepatan subyek, memotret panning orang jogging misalnya butuh 1/20 detik sementara balap mobil bisa 1/100 detik Antisipasilah titik fokus subyek lalu gunakan manual fokus Cara menggerakkan lensa tentu harus selembut mungkin mengikuti gerakan subyek, dan arahnya hanya horisontal, jadi hasil foto panningnya masih enak dilihat (kecuali anda berkehendak lain) Jangan terlalu crop ketat dikamera, nanti subyek malah terpotong. Kasih ruang untuk gerakan subyek, crop di photoshop nanti Latihan memegang kunci, trial and error kadang adalah sahabat terbaik kita Beberapa contoh foto panning: 1/15 detik, f/13,…

6 Teknik Shutter Speed Kreatif Pada Fotografi Landscape
Tips and trik / February 4, 2017

Ada banyak cara untuk menambah ekspresi dan mood pada hasil foto landscape, kadang cukup dengan mengubah parameter shutter speed kita bisa memperoleh variasi foto yang kaya dan lain dari foto kebanyakan. Berikut diantaranya: 1. Shutter Speed Kreatif  Pada Foto Landscape: Air Terjun f/22, 2,5 detik, ISO 100, 22mm Cara paling dramatis memotret air terjun, atau aliran air adalah dengan menggunakan shutter speed yang super lambat. Perhatikan pada foto diatas, setting aperture pada f/22 dan ISO 100 digunakan untuk memperoleh shutter speed yang hanya 2,5 detik, sehingga air terlihat seperti kapas. Saat mendung menggelayut (yang artinya shutter speed lambat), cobalah cari air terjun atau sungai yang cukup bersih dari sampah lalu gunakan teknik ini. Lebih ideal lagi kalau anda punya filter ND dan polarisasi, tapi itu bukan syarat mutlak. Jangan lupa, untuk shutter speed serendah ini, bawa tripod. f/22, 1 detik, ISO 100, 20mm 2. Shutter Speed Kreatif Pada Foto Landscape: Jejak Lampu Membuat foto jejak lampu (light trail, traffic trail) pas dilakukan saat malam atau remang. Hindari jalan yang terlalu macet, karena berapapun lambatnya shutter yang  digunakan, lalu-lintas yang macet tidak bergerak tidak akan menghasilkan foto light trail yang keren. Teknik membuat foto jejak lampu, sudah dibahas belfot disini, silahkan dilongok….

Memahami Setting Kamera – Drive Mode: Single, Continuous, Remote dan Tim
Tips and trik / February 4, 2017

 Salah satu permintaan atau pertanyaan yang paling banyak disampaikan pembaca adalah tentang setting/setelan kamera. Tentang tombol yang mana melakukan apa untuk menghasilkan foto yang seperti apa. Nah belfot akan coba menguraikannya satu persatu. Kali ini tentang Drive Mode. Sebelum terlalu jauh, saya ingin membatasi artikel ini pada kamera DSLR, mirrorless dan kamera saku yang mendukung setting manual. Di kamera pro, tombol khusus biasanya tersedia untuk hampir semua fungsi setting dasar. Sementara di kamera pemula, karena jumlah tombol dibatasi supaya tidak membingungkan, fotografer harus masuk ke menu dan mengubah setelan kamera dari sana. Ok, balik tentang Drive Mode. Drive mode adalah salah satu setting dasar kamera. Masing-masing mode tersedia untuk memberi opsi pada fotografer saat memotret jenis subjek dan kondisi pemotretan tertentu (akan dijelaskan nanti). Mayoritas kamera memiliki setidaknya 3 setelan drive mode: Single, Continuous dan Continuous High (super cepat). Namun umumnya juga menyediakan pilihan seperti timer 2 detik dan 10 detik dan lainya. Cara mengubah drive mode di kamera Anda bisa mengubah drive mode dengan berbagai cara tergantung jenis dan merek kamera yang anda pakai. Contoh cara mengubah drive mode dari menu seperti ini: Atau kalau di kamera anda tersedia tombol atau roda kendali, anda bisa mengubahnya dengan memutar roda ini: Sementara…